Rabu, 22 September 2010

mengapa begitu sulit

ikhlas itu susah sekali
kenapa begitu rumit
dia tetap terngiang d hati
padahal dia datang sedikit

kenapa begitu pedih?
padahal ak sudah memiliki hati lain
apa iya aku mencintanya?
atau hanya obsesi tak bisa menaklukannya?

kalau ini cinta.. kenapa begitu sakit?
bahkan terngiang di memori
kalau ini obsesi.. kenapa tak juga untuk menyerah?
aku sudah terlalu rapuh untuk melanjutkan kisah pesakitan ini

hati ku mendadak pilu
ada debaran aneh makin di rasa makin sakit
seperti saat berebutan dengan nafas yang tinggal separuh
seberapa pantas dia di cintai dengan penuh obsesi?

bahkan untuk mendeskripsikan dia itu begitu sulit
baik hati tapi mulutnya tajam
berkali kali di buat sakit hingga rasanya hati ini berdarah
tapi aku tetap di tempat menunggu dan menunggu

yang di tunggu bukannya mengerti malah makin menjadi
hingga hati ini hancur remuk dia buat
padahal ada orang yang mencintai saya dengan tulus
tapi hingga kini, saat melihat, berkomunikasi dengannya
hati ku kembali bergetar, bukan bukan cinta
bukan juga benci
aku cuma tidak ikhlas jika dia dengan yang lain.

mungkin ini yang namanya egois
padahal ak cuma ingin dia mengerti
bayangan dia pun semakin memudar
tapi tawa marah nada bicaranya tetap tersimpan

seperti mainan
saat bosan lalu di tinggalkan
mungkin aku mainan
saat tak asik ya tinggal buang

dan saat ini ak bingung dengan keadaan
dia tenang tenang saja
bahkan dia selalu berusaha seolah olah tidak terjadi apa apa
bukan ak tak bisa berpura pura
ak cuma butuh waktu yang tidak cukup dengan berbulan bulan
ak takut hatiku terpaut
namun di saat yang bersamaan kau buang aku lagi



hidupku kini
ah... sudah seharusnya menyampingkan hati
skripsi dan masa depan di depan mata ku
berjolak dengan kekuatan yang tak terbendung
seperti gunung yang memiliki aktivitas diam diam
namun suatu saat tanpa di duga
meledak tanpa terkira

ah sudah hapus air mata ini
tak perlu lah memikirkan hal yang menyakiti
saat nya majuuu
Allah give the best for me
please God save mee
ak ingin bisa ikhlas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar